Feeds:
Posts
Comments

Archive for September, 2008

Pengalaman Dulu, di Jakarta

Ini ceritaku dulu, baru-baru lulus, waktu masih kerja di Jakarta (“Eng ing eeeeng, ” kata AK).
-oOo-
Minggu siang, aku kembali ke Ibukota. Ketika Parahyangan yang kutumpangi mulai melaju, sadarlah aku beberapa jam di depan akan bersanggama lagi dengan udara super polusi Ibukota. Hmm…nampaknya kata “bersanggama” bukan kata yang tepat untuk kalimat itu, meski kata itu saya [...]

Read Full Post »

Mengisi Kekosongan

Barusan saja saya mendapatkan stiker yang dibuat oleh Smile (Silaturahmi Muslimah Elektro) ITB. Mungkin ini stiker jaman dulu, entah juga. Saya dapatkan stiker itu dari Kordas NP.
Bukan gambarnya yang menarik dari stiker itu, tapi kata-kata yang dicetak di sana. Pingin tau kata-kata yang ada di stiker itu? Ini dia:

Read Full Post »

Serba Terang

Saya buka-buka lagi beberapa email yang telah lalu, tapi aku simpen. Isi email ini berkaitan dengan kata-kata Ketua Sekte Cinta itu lho (“Ya ya ya,” kata AK). Maksudnya, aku menemukan kalimat yang inti pesannya sama dengan yang pernah diposting di blog ini, namun dengan kalimat yang agak berbeda. Begini bunyinya:
Cinta adalah anugerah Suci dari Yang [...]

Read Full Post »

Doaku untuk Kami

Aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada waktu yang ada di depanku nanti (“Ya, iyalaaah… Emang dukun,” komentar AK). Kami memang bersama saat ini, dan kami yakin untuk selalu bersama.  Tapi, siapa orang yang sesungguhnya dapat menjamin kebersamaan ini akan berlangsung selamanya? Aku? Dia? Tidak. Tidak seorangpun.

Read Full Post »

Seks Pranikah

Ada fakta penelitian menarik yang saya dengar dari khutbah solat Jum’at kemarin di Salman. Kurang lebih, begini kata khatib:
Dari hasil penelitian, disebutkan bahwa ada korelasi antara pasangan nikah yang kemudian bercerai dengan hubungan seks pranikah yang mereka lakukan. Ternyata, banyak pasangan nikah yang kemudian bercerai pernah melakukan hubungan seks pranikah!

Read Full Post »

Memintal Waktu

Senang banget kalo saya ngobrol sama jeng Dian (“Dian Sastro?! Mosok siih??? ” komen AK). Terakhir kemarin, aku dapat kata sederhana yang hmm… indah kayak mutiara dari dia (“Emang tahu mutiara yang kayak gimana??” tanya AK). Dia, kurang lebih, bilang begini kemarin itu:
Hidup ini hanya sekali. Sudah sepatutnya kita berusaha membuat sejarah hidup yang baik. [...]

Read Full Post »