Freud Tidak Paham Banyak Soal Perempuan January 5, 2010
Posted by Jackstar Harry in Bicara.trackback
Ternyata Freud dalam membangun teori Psikoanalisisnya itu berdasarkan penelitian (pemahaman) yang tidak seimbang terhadap subyek laki-laki dan subyek perempuan. Informasi ini saya ketahui dari tulisan Kang Jalal (Jalaluddin Rakhmat) di Jurnal Ulumul Qur’an (1994).
Kang Jalal juga mengutip ucapan Freud, “pertanyaan besar yang tidak pernah terjawab dan tidak sanggup saya jawab, walupun sudah melakukan penelitian pada jiwa perempuan selama tiga puluh tahun adalah ‘apa yang diinginkan perempuan?’”. Namun, Kang Jalal rupanya meragukan kebenaran bahwa Freud sungguh-sungguh meneliti jiwa perempuan selama puluhan tahun itu. Pertimbangannya adalah sebagai berikut:
- Freud tidak banyak bergaul dengan perempuan, kecuali dengan Anna, anak perempuannya
- Hubungan dengan istrinya sangat renggang
- Pasien perempuannya dari kalangan masyarakat yang sangat Victorian (perempuan diperlakukan sebagai pelayan lelaki; seraya manjadikan lelaki sebagai pengusa tunggal dalam rumah tangga)
Comments»
No comments yet — be the first.