Puisi Hari Ibu: Lahir December 22, 2011
Posted by Jackstar Harry in Puisi.trackback
Maaf, Ibu, belum bisa mempersembahkan puisi baru (“Aaaah, payyyaah! :p” kata AK). Selamat Hari Ibu, Ibu.
-oOo-
Lahir
Awan sanggup tulus
ketika rinai hujan kepunyaannya
dilahirkan untuk bumi.
Bumi sanggup haru
ketika bunga kepunyaannya
dilahirkan untuk pelengkap warna sayap kupu-kupu.
Kupu-kupu sanggup bertaruh nyawa
ketika suasana kepunyaannya
dilahirkan untuk rasa suka anak kecil yang
berlari-lari di taman itu.
Dan kau semestinya tahu bahwa anak kecil itu
hanya sanggup dilahirkan dengan tulus, haru dan nyawa
kepunyaan ibu.
Rancabungur, 23 Desember 2006
Advertisement
Comments»
No comments yet — be the first.