Boga dan Pendi

Kalau kebetulan Anda main ke ITB, coba, deh, berkunjung ke Labdas (Laboratorium Dasar) Teknik Elektro.

Pertama kali anda masuk pintu Lab, pertamakali anda akan melihat Kordas (Koordinator Asisten) ganteng dengan laptop Vaio warna putih. Tapi, tulisan ini bukan tentang Kordas ganteng atau laptop putih itu.

Boga dan Pendi Bercengkrama

Boga dan Pendi Bercengkrama

Continue reading

Kenapa “Sekte Cinta”?

Apa sih “Sekte Cinta”? Gak tau. Hohoho….

Gini ceritanya. Serius, nih. Dulu (“Lagi-lagi ‘dulu’,” AK), aku suka ikut pengajian yang kyainya mengkalim dirinya “non-sektarian”. Bagaimana isinya? Bagus. Aku juga telah membuktikan sendiri bahwa kekhawatiran atau stigma buruk dari orang lain terhadap sang kyai ternyata tidak benar. Tapi, sudahlah kita akhiri pembicaraan kita tentang sang kyai itu (“May God bless him,” AK).

Nah, kembali ke soal non-sektarian. Lha, wong ternyata ada yang tidak setuju dengan faham non-sektarian itu, tapi mereka meyakini bahwa bersekte (mazhab) itu harus, apapun mazhabnya. Jadi, sebenarnya kyai tersebut bersekte juga, namanya sekte “non-sektarian”.

Lantas, gimana dengan aku? Aku bikin sekte juga, deh. Namanya sekte cinta. Hohoho….