Study Tour Siswa TK, Kuliah Kerja Mahasiswa dan Kunjungan Kerja Wakil Rakyat

Saya khawatir seandainya benar dugaan saya bahwa Studi Banding atau Kunjungan Kerja yang dilakukan oleh para Wakil Rakyat di DPR merupakan rangkaian “kebiasaan” mereka saja. Setelah sejak TK sampai dengan SMA melakukan Study Tour dan Kuliah Kerja atau Studi Ekskursi saat Mahasiswa, mereka melanjutkannya dengan Kunjungan Kerja saat telah duduk di DPR. Padahal kesemuanya adalah tour atau wisata atau jalan-jalan yang diberi nama dengan kata-kata seperti “kerja”, “kuliah” atau “study”.

Ketika saya masih duduk di bangku TK hingga SMP, saya mengikuti kegiatan dengan nama Study Tour yang sesungguhnya komposisi tournya jauh lebih besar dibandingkan studinya. Ketika SMA, Study Tour diselenggarakan dengan tujuan akhir Bal, namuni dengan rangkaian kegiatan yang tidak terang saat pendaftaran dibuka. Kali ini saya tidak ikut.

Saat kuliah, saya pun tidak mengikuti Kuliah Kerja karena beberapa alasan, selain alasan nilai akademik yang buruk sehingga harus mengejar ketertinggalan serta alasan lainnya, saat itu saya menduga bahwa kegiatan tersebut tidak akan menciptakan komposisi yang proporsional antara “kuliah” , “kerja” dan “jalan-jalan”. Tapi, bagaimanapun saya tidak tahu secara lengkap bagaimana Kuliah Kerja saat itu berjalan. Semoga proporsional dan dugaan saya salah.

Bagaimanapun, ada hal yang harus kita cermati mengapa DPR melakukan Kunjungan Kerja yang  padahal komposisi “jalan-jalan”-nya lebih besar dibandingkan “kerja”-nya, dengan biaya yang sangat besar, namun mereka menganggapnya biasa saja. Barangkali sesungguhnya hal ini sekedar rangkaian kebiasaan saja yang dimulai sejak Study Tour saat duduk di bangku TK hingga Kuliah Kerja saat duduk di bangku kuliah.

2 thoughts on “Study Tour Siswa TK, Kuliah Kerja Mahasiswa dan Kunjungan Kerja Wakil Rakyat

  1. Setuju sih mas kalau jalan2 anggota dpr ini salah satunya faktornya karena masalah pendidikan dari kecil. Tapi tentunya wakil rakyat itu kan harusnya orang-orang yang dipilih mewakili puluhan ribu rakyat seorang. Masa orang terpilih itu tidak cukup bijak untuk memikirkan bahwa setiap tindakan mereka berdampak sangat besar terhadap nama baik mereka, dan keadaan negara ini.
    hehe

  2. Wah,thx atas sharingnya

    Jadi ngingetin aktifitas dulu waktu masih di Tempat Magang Di Jogja yang kadang lucu, bosen, sedih n mengasyikkan. Pada akhirnya lebih banyak asyiknya sih.

    Salam kenal dan semoga sukses selalu😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s