Hujan Sore Ini

Hujan sore ini adalah nyanyian yang paling berhasil membujuk anak-anak kecil menari dalam naungan rinainya. Seorang anak berucap lugas, “Aku isterimu, kamu suamiku.”;

Dia adalah bidadari yang berhasil menaburkan intan-intan tepat di atas kelopak bunga dalam pot merah bata. Pemiliknya berjanji, “Aku akan petik untuknya, yang akan tiba sore ini.”;

Dia adalah pengarah cerita kebersamaan muda-mudi yang berteduh di sana. Lelaki itu berkata, “Ini, aku ada payung. Mari aku antar pulang. Tak lama lagi malam.” Gadis itu hanya mengangguk pelan; “sudah kunanti sejak dulu,” katanya dalam hati.

Hujan sore ini berhasil menyiasati dengung detik-detik di telinganya, meskipun sadar akhirnya dia akan ditarik jatuh ke dalam tanah atau ditarik terbang ke matahari.

Harry Septanto – 2003

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s