Komentator Ulung 2

Iya, bangsa kita ini komentator ulung. Sekarang soal Calon Presiden (Capres):

[1]
Ketika ketua partai jadi capres, komentar yang muncul, “Presiden yang merupakan ketua partai dikhawatirkan akan ada konflik kepentingan negara dan partai”.

[2]
Ketika kader partai yang bukan ketua jadi capres, dikomentarinya juga, “Presiden ini boneka ketua partainya, nih.”

Advertisements

Komentator Ulung

[1]
Bangsa kita komentator ulung. Di suatu pertandingan sepakbola, seorang pengamat sepakbola yang menjelaskan analisis jalannya pertandingan dikomentari, “Ah, bisanya ngomong doang, tapi main belum tentu bisa.”

[2]
Belakangan ini sedang ramai-ramainya Pemilihan Legislatif. Di suatu dialog seorang pengamat politik dikomentarinya, “Ah, awalnya saja jadi pengamat politik. Ujung-ujungnya jadi pemain politik praktis, jadi kader partai juga.” Bangsa kita komentator ulung.

Memperbaiki Handle Pintu Carens

Baru-baru ini saya memperbaiki handle pintu kanan belakang mobil Carens 1 saya yang patah. Yang patah adalah bagian dalamnya. Akibatnya, pintu tidak bisa dibuka dari luar.

Setelah googling dan membaca pengalaman kawan-kawan di group FB, saya percaya diri membongkar door trim pintu untuk memperbaiki handle pintu sendiri. Selain modal percaya diri, modal lain yang dibutuhkan adalah obeng kembang, obeng minus (yang ujungnya dilapisi isolasi atau apapun agar lembut), bor dan kawat serta lem–tapi saya tidak menggunakan lem, sih πŸ™‚

Melepaskan Door trim
Agar door trim dapat dilepaskan, ada tiga (3) baut yang harus dibuka. Posisi ketiga baut tersebut yaitu handle pintu sebelah dalam (tertutup plastik penutup baut), “mangkuk” atau bagian pintu yang biasa kita pegang untuk menutup pintu dan pojok pintu sebelah bawah.

Setelah ketiga baut itu berhasil dilepas, door trim dicongkel pelan-pelan dengan obeng minus. Tadaaa… Terlepas, deh, door trim-nya. Lanutkan dengan melepas soket konektor electric windownya. Oiya, pada saat baut pertama sudah terlepas, ada bagian handle pintu yang perlu dicopot terlebih dulu, selain tutup baut tentunya. Selain itu pula, pastikan semua bagian2 yang dicopot tadi diletakkan (dalam bahasa Indoneisa, bukan bahasa Sunda hehe..) pada tempat yang aman dan tentram (lho..).

Melepaskan Handle Pintu
Tahan sebentar hasrat menggebu Anda untuk segera melepas handpe pintu karena ada yang harus lebih dulu dilepas. Pertama, buka tiga (3) baut kunci dan, kedua, lepaskan plastik cukup sekitar handle pintu sebelah luar. Nah, setelah kedua hal tadi dilakukan, Anda akan melihat 2 baut pengikat handle pintu. Bukalah keuda baut tersebut dan terlepaslah handle pintunya.

Perbaikan Handle Pintu
Bagian ini saya bahas singkat saja. Why? Setelah Anda melihat bagian yang patah, Anda akan tahu sendiri bagian mana yang harus dilem dan kemudian diperkuat dengan cara “dijahit” dengan kawat. Lho, bornya untuk apa? Bor untuk membuat lubang “jahitan”-nya.

Nah, setelah operasi handle pintu selesai dilakukan, silakan dipasang kembali hingga rapih seperti semula πŸ™‚