Komentator Ulung

[1]
Bangsa kita komentator ulung. Di suatu pertandingan sepakbola, seorang pengamat sepakbola yang menjelaskan analisis jalannya pertandingan dikomentari, “Ah, bisanya ngomong doang, tapi main belum tentu bisa.”

[2]
Belakangan ini sedang ramai-ramainya Pemilihan Legislatif. Di suatu dialog seorang pengamat politik dikomentarinya, “Ah, awalnya saja jadi pengamat politik. Ujung-ujungnya jadi pemain politik praktis, jadi kader partai juga.” Bangsa kita komentator ulung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s