Komentator Ulung

[1]
Bangsa kita komentator ulung. Di suatu pertandingan sepakbola, seorang pengamat sepakbola yang menjelaskan analisis jalannya pertandingan dikomentari, “Ah, bisanya ngomong doang, tapi main belum tentu bisa.”

[2]
Belakangan ini sedang ramai-ramainya Pemilihan Legislatif. Di suatu dialog seorang pengamat politik dikomentarinya, “Ah, awalnya saja jadi pengamat politik. Ujung-ujungnya jadi pemain politik praktis, jadi kader partai juga.” Bangsa kita komentator ulung.

Advertisements

Teroris Sepakbola

Apakah arti “teroris”? Menurut KBBI, teroris yaitu

Orang yg menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut, biasanya untuk tujuan politik.

(“Oo.. teroris berbuat untuk tujuan politik adalah ‘biasanya’. Berarti sebetulnya ada juga teroris yang berbuat seperti itu dengan tujuan bukan-politik, dong?” kata AK. “Coba sebutkan contohnya!” lanjutnya.) Nah, contoh teroris adalah orang yang telah merusak bus yang membawa Persib saat akan bertanding melawan Persija di Gelora Bung Karno JakartaĀ hari Sabtu, 22 Juni 2013.

(“Kalau orang yang ngerusakin mobil-mobil plat B di Bandung??” tanya AK). Begitu pula yang merusak mobil-mobil plat B di Bandung pada hari yang sama, pelakunya disebut teroris.